SANETO
Saturday, 29 November 2014
Aprit Anak Mayok was born on 24 September 1954 at Kampung Pengkalan Madang, Limbang, Sarawak. He is better known as Tikom among his family and relatives. When he accepted Islam in 1977 he adopted the name Sukri Bin Abdullah. In his writing he prefers to use SANETO as his pseudonym. The pseudonym is a combination of two words "SAN" and "ETO". SAN is an affectionate way among the Bisaya man call their friends and ETO was his great grand father's name who was of a Chinese origin married to a Bisaya woman. Up to date has completed writing a book manuscripts entitled, "An Interview with The Last People of The Lost Kingdom"and he has released an album (CD-Audio) entitled, "Live & Unplugged d Sarayo: Traditional & Contemporary Bisaya Songs
Sunday, 18 March 2012
SANETO
SANETO (lahir di Pangkalan Madang, Limbang, Sarawak pada 24 September 1954 ) adalah seorang pencipta lagu tradisional contemporari yang liriknya banyak menceritakan mengenai tempat lahirnya and budaya etnik Bisaya. Lagu Losok Boh Tanggayo, Gimung Inan Babulang, Ketentuan No dan Batata yang dimuatkan dalam album yang bertajuk LIVE UNPLUGGED d SARAYO adalah diantara lagu yang pertama yang diciptanya. Lagu-lagu tersebut ditulis disekitar tahun 2007 namun hanya dapat diterbitkan pada penghujung tahun 2011.
Lagu Losok Boh Tanggayo menceritakan mengenai penghidupan seharian etnik Bisaya pada masa dahulu. Lagu Gimung Inan mencerita tentang hari perayaan tradisional etnik Bisaya yang dikenali dengan nama Babulang.
Lagu Ketentuan No menceritakan harapan seorang ayah kepada anaknya. Ditulis oleh SANETO untuk ayahnya yang telah pergi sebelum sempat melihat kejayaannya.
Dalam album tersebut juga terdapat lagu seperti: Kasut Ku Losod, Kajun Indu Yama Jati Nobor Lopot, Zaman Sekolah, Pencari Ratalla, Tanggayo Lurus dan Janda Muda.
Lagu Losok Boh Tanggayo menceritakan mengenai penghidupan seharian etnik Bisaya pada masa dahulu. Lagu Gimung Inan mencerita tentang hari perayaan tradisional etnik Bisaya yang dikenali dengan nama Babulang.
Lagu Ketentuan No menceritakan harapan seorang ayah kepada anaknya. Ditulis oleh SANETO untuk ayahnya yang telah pergi sebelum sempat melihat kejayaannya.
Dalam album tersebut juga terdapat lagu seperti: Kasut Ku Losod, Kajun Indu Yama Jati Nobor Lopot, Zaman Sekolah, Pencari Ratalla, Tanggayo Lurus dan Janda Muda.
Subscribe to:
Comments (Atom)